Cara Pintar Memilih Bakalan Burung Murai Batu

13.55

Rimbo Ulu BC -Bakalan Burung Murai Batu tangkapan hutan,  harganya memang berbeda dengan murai batau hasil tangkaran murai batu tangkapan hutan relatif murah dibanding murai batu hasil dari peternakkan.karena murai batu bakalan belum makan voer dan pada umumnya masih giaras ( belum jinak).burung-bakalan



Namun berhati-hatilah jika Anda ingin membeli murai batu bakalan Karena meskipun harganya murah, tapi bisa jadi bukannya untung malah buntung, karena murai batu yang dibeli tidak berkualitas  bagus, atau bahkan tidak mau bunyi atau bersuara.


berikut ini ciri-ciri bakalan murai batu yang baik.


1. Mata


Hindari burung yang pada matanya sudah kelihatan tanda adanya katarak. Katarak adalah penyakit mata berupa selaput berwarna putih pada bola mata. Jika murai batu sudah katarak, resikonya terhdap kebutaan cukup tinggi. Selain itu penyakit ini juga menurun pada keturunannya.murai-batu-terkena-katarak


2. Kaki.


Usahakan cari kaki murai batu yang berwarna hitam. Warna hitam pada kaki burung murai batu diyakini terkait dengan mental burung ketika bertanding. kaki-murai-batu-berwarna-hitam


Perhatikan pula kuku kaki bagian belakang (kelingking), jika warna kedua kuku ini tidak sama, berdasar kepercayaan terkait dengan mental yang kurang stabil terutama saat bertanding.


3. Ekor.


Murai batu merupakan burung berekor panjang. Ciri ekor burung yang bagus jika ekornya rapat dan tidak terlalu tebal. Ekor yang rapat dan cukup ketebalannya lebih enak dan cantik ketika dipandang. Prilaku burung murai cenderung menggerakkan ekornya pada saat berbunyi.


Hindari murai batu dengan ekor bercabang atau seperti gunting. Murai seperti ini menunjukkan kesehatan burung kurang bagus, karena pertumbuhan bulu ekor tidak sempuran. Hindari juga murai batu yang tidak memiliki ekor. Karena jika membeli murai batu yang tidak berekor, maka kita tidak akan tahu apakah murai batu tersebut memiliki bentuk ekor yang bagus atau tidak.


3. Bulu Dada.


Bulu dada pada murai batu biasanya berwarna coklat. Tetapi jika didapati warna bulu dada yang cenderung kekuningan, maka warna tersebut adalah warna spesial, karena cukup jarang murai batu yang memiliki bulu dada berwarna kekuningan dan biasanya murai batu istimewa ini lebih cepat jadi dan berbunyi.


4. Usia


Menaksir umur burung dari pengamatan pada kaki merupakan kesalahan. Lebih tepatnya dengan cara membuka paruh burung murai batu dan perhatikan rongga mulutnya. Jika rongga mulut masih berwarna putih atau sedikit cerah maka burung tersebut masih muda.  Namun jika sudah berwarna hitam, artinya umurnya sudah tua.


Semakin pekat warna hitam pada rongga mulut semakin tua usianya. Bakalan yang masih muda juga memiliki tanda berupa bulu yang masih berbintik coklat dibagian sayap luar maupun dalam.


5. Tingkah.


Jika murai batu hasil tangkapan alam menjerit kencang dan berusaha mematuk-matuk tangan kita pada saat kita pegang. Artinya burung ini memiliki mental berani. Ciri seperti ini biasanya akan menghasilkan burung yang memiliki mental fighter cukup tangguh dan bagus untuk burung lomba.


Berikut cirri-ciri fisik murai batu yang bagus:




  • Bentuk kepala ceper

  • Tubuh panjang setara

  • Ekor tidak terlalu panjang

  • Paruhnya sedang.

  • Kretekan keras dan padat

  • Pilih patuk yang agak lurus

  • Leher besar dan panjang

  • Garis hitam di dada agak ke atas ,cari yang rata dengan sayap

  • Ekor melengkung mulai pangkal

0 Response to "Cara Pintar Memilih Bakalan Burung Murai Batu"

Posting Komentar